 |
Edisi Maret 2026 |
|
|
|
|
1 Maret - Jam 3:30 sore St. Cecilia Church
2555 17th Ave San Francisco, CA 94116 Presider: Romo Fransiskus Santoso, SVD |
15 Maret - Jam 2:00 siang St. Anne Church 32223 Cabello Street Union City, CA 94587
Presider: Romo Fransiskus Santoso, SVD | |
Untuk intensi misa, hubungi Ingrid Supit
|
Setelah misa WKICU selesai, akan dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Apabila ada umat yang mau memberi donasi makanan, hubungi Lily Lie untuk wilayah San Francisco atau Cynthia (Thia) untuk wilayah Union City. |
|
|
|
PENGUMUMAN
| Novena WKICU 2026 |
Untuk mengikuti acara ini, join zoom.wkicu.org setiap Jumat minggu ke-4 pukul 7 malam.
|
 | |
KENALAN DENGAN JONAS F. KURNIAWAN |
|
|
Halo semua, Perkenalkan, saya Jonas Kurniawan.
Saya lahir di Manila pada tahun 1992 saat kedua orang tua saya sedang menempuh studi MBA di sana, kemudian kembali ke Indonesia sebelum usia satu tahun. Di Jakarta, saya menempuh pendidikan di sekolah Katolik sejak TK hingga SMP—di Santa Laurensia dan kemudian Kolese Kanisius, sebuah sekolah khusus putra yang bertradisi Jesuit.
Sedikit fun fact: saya bersekolah di Kolese Kanisius pada waktu yang sama dengan Christopher Tjong—yang mungkin banyak sudah kenal di komunitas ini. Waktu itu, setiap upacara berbaris di sekolah, Tjong hampir selalu berdiri di posisi depan kiri 😄.
Setelah lulus SMP, saya mendapat kesempatan beasiswa untuk melanjutkan studi IB Diploma di Singapura, di SJI International, sebuah sekolah international Katolik bertradisi Lasallian. Perpindahan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya, karena saya merasakan perbedaan penekanan spiritualitas—dari pendidikan Jesuit yang kuat dalam pembentukan intelektual, menuju spiritualitas Lasallian yang menekankan kepedulian terhadap sesama, khususnya “the last, the lost, and the least.”
Selama tinggal di Singapura, saya juga tinggal tidak jauh dari Church of the Holy Family. Di sana saya melayani sebagai misdinar pada misa akhir pekan, dan selama kurang lebih tiga setengah tahun, saya juga melayani misa pagi pukul 6 setiap hari kerja. Pengalaman ini sangat membentuk kedisiplinan serta kehidupan doa saya.
|
Saya juga terlibat dalam berbagai kegiatan pelayanan sosial, seperti misi ke Filipina untuk membangun rumah bagi masyarakat kurang mampu, serta ke Kamboja untuk membantu pembangunan sumur dan fasilitas dasar bagi komunitas setempat. Selain itu, saya melayani di panti jompo—menemani para lansia, membacakan koran, hingga belajar bermain mahjong bersama mereka. Dari pengalaman tersebut, saya banyak belajar tentang kehidupan, keluarga, dan kesetiaan. Sampai sekarang, saya masih menikmati bermain mahjong yang saya pelajari dari para oma dan opa di sana.
Saya juga melayani para pekerja migran melalui organisasi HOME (Humanitarian Organization for Migration Economics), dengan mengajar bahasa Inggris dan keterampilan komputer. Banyak dari mereka mengalami berbagai bentuk perlakuan yang tidak manusiawi di tempat kerja, sehingga harus meninggalkan majikan mereka. Melalui pelayanan ini, kami berusaha membantu mereka memulihkan kepercayaan diri, membekali keterampilan, dan mempersiapkan mereka untuk kembali berintegrasi ke dalam masyarakat dengan lebih baik.
Tahun 2011 saya pindah ke Amerika Serikat untuk kuliah di University of Illinois at Urbana-Champaign, mengambil jurusan Materials Science and Engineering. Saat pertama kali datang ke Amerika, saya hanya membawa tiga koper, satu tas badminton, dan satu ransel. Seiring berjalannya waktu, saya menyadari betapa banyak hal yang terkumpul dalam perjalanan hidup.
Ketika pindah ke San Diego untuk melanjutkan studi, saya harus menggunakan truk sewaan berukuran 12 kaki. Dan ketika pindah lagi ke Bay Area untuk postdoctoral di Stanford, jumlah barang tersebut sudah bertambah hingga membutuhkan truk berukuran 20 kaki. Perjalanan ini menjadi pengingat bagi saya tentang bagaimana hidup terus berjalan dan berubah, seringkali di luar yang kita bayangkan saat pertama kali memulai.
|  |
Saya sekarang tinggal di Hayward bersama istri saya, Jelita, yang saya kenal sejak tahun 2013 di Illinois. Kami menjalani hubungan jarak jauh selama kurang lebih 8 tahun sebelum akhirnya menikah pada September 2024 di Aldrich Mansion, Warwick, Rhode Island. Tempat ini dimiliki oleh Diocese of Providence dan memiliki kapel yang sangat indah, sehingga misa dan resepsi dapat dilakukan di lokasi yang sama.
Jelita sebelumnya berkuliah di De Anza College di Cupertino, dan sejak saat itu sudah mengenal serta aktif dalam komunitas WKICU, sehingga ada cukup banyak wajah yang terasa familiar bagi kami di sini, termasuk Youngky, ketua kita saat ini. Sedikit cerita ringan: Jelita pernah meminta bantuan Youngky untuk memperbaiki gitarnya yang rusak, dan dengan kreativitasnya gitar tersebut berhasil “diselamatkan” sehingga masih bisa dijual kembali di Guitar Center 😄.
Tahun Mei 2024, saya menjemput Jelita dan kami melakukan perjalanan darat selama 4 hari menggunakan U-Haul sambil menarik mobilnya untuk pindah ke Bay Area. Saya memang menyukai perjalanan darat, dan sejauh ini sudah mengunjungi 49 negara bagian di Amerika Serikat dengan berkendara.
Selain itu, saya juga beberapa kali melakukan perjalanan ke Montana untuk mengajar anak-anak di komunitas kurang mampu di Blackfeet Indian Reservation, bekerja sama dengan Blackfeet Community College. Di sana kami mengajarkan sains dan berusaha menginspirasi generasi muda untuk melihat masa depan yang lebih luas.
Dalam kehidupan iman, saya mulai menjadi misdinar sejak tahun 2001 dan terus melayani hingga tahun 2020. Setelah masa COVID, saya sempat tidak aktif, hingga akhirnya kembali terlibat di WKICU pada tahun 2025. Awalnya, saya datang karena tertarik dengan kebersamaan dan tentunya makanan Indonesia yang selalu enak 😄. Namun seiring waktu, saya merasa terpanggil untuk kembali melayani, khususnya sebagai misdinar, dan membantu membimbing generasi muda agar dapat melayani dengan baik dan penuh penghormatan.
Di waktu luang, saya senang berolahraga, terutama badminton (yang sudah saya tekuni sejak kecil) dan golf. Saya juga hobi traveling, serta menikmati dunia Formula 1, wine, dan craft beer. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari WKICU, dan berharap dapat ikut berkontribusi serta melayani bersama komunitas ini. Jangan ragu untuk menyapa—atau kalau mau main badminton atau golf bareng, saya dengan senang hati ikut! 😊
Tuhan memberkati. | |
KILAS BALIK BULAN FEBRUARI
|
MISA & PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK |  | |  |
Umat WKICU merayakan Misa sekaligus Tahun Baru Imlek bersama sebagai satu keluarga besar. Perayaan ini menjadi kesempatan untuk berdoa, mempererat kebersamaan, dan bersyukur atas berkat yang telah diterima sepanjang tahun. Setelah Misa, acara dilanjutkan dengan santap bersama yang menghadirkan hidangan khas Imlek. Suasana semakin hidup dengan penampilan barongsai yang membawa keceriaan dan harapan baik di tahun yang baru. Komunitas juga merayakan ulang tahun anggota yang lahir di bulan Februari, menambah hangat dan bermaknanya kebersamaan di hari itu. |
 | |
KAUL KEKAL ROMO HENDRI |
Beberapa anggota WKICU dengan penuh sukacita dan rasa syukur menunjukkan dukungan serta merayakan kaul kekal Romo Hendri, S.J di Gereja Mission Santa Clara. Momen ini sangat special karena kaul kekal merupakan tanda komitmen seumur hidup dalam melayani Tuhan dan Gereja. Dalam suasana doa yang khidmat dan penuh haru, umat bersama-sama memanjatkan doa agar Pastor Hendri senantiasa diberi kekuatan, kesetiaan, dan sukacita dalam panggilannya.
|
 | Foto Credit: Yoshiko Santoso |
 |
|
|
|
SUMBANGAN KASIH
|
Sumbangan kasih dapat diberikan melalui:
Cek - Payable to WKICU dan dikirimkan melalui kantor pos ke: PO Box 8362, Fremont CA 94537
Zelle - bendahara@wkicu.org
Mohon pilih akun tipe bisnis (Business name: WKICU), dan diberi catatan lokasi dan tanggal misa.
Credit Card - melalui WKICU Donation page.
Donasi anda ke WKICU bisa diklaim untuk pemotongan pajak. Untuk mempermudah WKICU untuk memberikan bukti pemotongan pajak kepada anda, mohon menulis cek ke WKICU dan pastikan untuk mencantumkan nama, alamat dan jumlah donasi.
TIN: 87-3693225 | |
|
|
Follow WKICU
| |
Apabila anda mempunyai pertanyaan, komentar ataupun revisi yang terkait dengan Newsletter ini, anda bisa mengirimkan email ke admin@wkicu.org. |
|
|
|
|