 |
Edisi Februari 2026 |
|
|
|
|
1 Februari - Jam 3:30 sore St. Cecilia Church
2555 17th Ave San Francisco, CA 94116 Presider: Romo Fransiskus Santoso, SVD |
15 Februari - Jam 2:00 siang St. Anne Church 32223 Cabello Street Union City, CA 94587
Presider: Romo Fransiskus Santoso, SVD | |
Untuk intensi misa, hubungi Ingrid Supit
|
Setelah misa WKICU selesai, akan dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Apabila ada umat yang mau memberi donasi makanan, hubungi Lily Lie untuk wilayah San Francisco atau Cynthia (Thia) untuk wilayah Union City. |
|
|
|
PENGUMUMAN
|
Misa WKICU Minggu Ke-3, Perayaan Tahun Baru Imlek & Valentine |  |
|
KENALAN DENGAN JENAWATI TANURAHARDJA |
|
|
Hello, nama saya Jenawati Tanurahardja atau lebih dikenal dengan Jena Kwa/Yeyen. Saat ini saya bekerja sebagai Administration Coordinator di Radiology Department, Kaiser Permanente Antioch Medical Center. Saya pertama kali datang ke WKICU tahun 1999 di misa WKICU di Santa Clara dan disambut dengan hangat oleh tante Grace dan tante Ewen.
Kemungkinan besar banyak warga WKICU yang sudah mengenal saya melalui acara rekoleksi WKICU, ziarah bersama KKI ke Fatima 2 tahun yang lalu ataupun dari acara doa Novena online. Saya juga sering nongol di misa WKICU di Union City. Saya mulai lebih aktif berpartisipasi sebagai pengurus di WKICU saat masa kepemimpinan Martha Mayo dan Hans Mayo.
Iman saya sebagai seorang Katolik mulai bertunas berkat panduan Pastor paroki yang juga membaptis ayah saya, orang pertama di keluarga kami yang menjadi Katolik. Iman saya juga banyak bertumbuh karena pengaruh teman baik saya. Kami mulai berteman semenjak kami TK. Kami dibaptis dan menerima sakramen Krisma bersama, dan Februari 2025 yang lalu, kami ziarah bersama ke Fatima!
Untuk yang mau mengenal saya lebih dekat, saya adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara, lahir 61 tahun yang lalu. Ikatan persaudaraan kami sangat kuat karena kami dibesarkan oleh ibu dan nenek, setelah ayah kami berpulang ke rumah Bapa ketika kami semua masih kecil. Sebagai anak bungsu, saya tumbuh dengan bayang-bayang nama kakak-kakak saya—yang dikenal sebagai yang pintar, pendiam, maupun yang bengal—terutama karena kami bersekolah di sekolah yang sama dan diajar oleh guru-guru yang sama pula. Saya bersama suami dan dua anak kami—seorang putri yang saat itu berusia 6 tahun dan seorang putra berusia 4 tahun—datang ke California pada bulan September 1999, melalui petisi permanent resident dari keluarga suami. |
 | Walaupun jauh dari keluarga dan sahabat-sahabat masa kecil, saya dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Selama bertualang di negara besar ini, kami mengalami banyak suka dan duka, dan dalam setiap langkah perjalanan tersebut kami senantiasa bersyukur atas penyertaan dan penjagaan Tuhan.
Jika saya diberi kesempatan untuk menjadi siapa saja selama satu jam, saya akan memilih untuk menjadi Bunda Maria. Dengan iman yang begitu mendalam, beliau senantiasa menjawab “iya” atas panggilan Allah dengan penuh ketaatan, tanpa banyak keraguan. Maria juga menjadi teladan dalam kesetiaan dan ketenangan hati—tidak banyak bertanya, melainkan menyimpan dan merenungkan setiap pengalaman rohaninya di dalam hati. Jika saya dapat bertemu dengan siapa saja selama satu jam, saya akan memilih untuk bertemu Yesus. Saya ingin bertanya kepada-Nya, apakah Ia tidak pernah merasa lelah sepanjang hari mendengarkan doa dan permohonan dari begitu banyak orang.
Tiga tempat tamasya favorit saya adalah:
Lourdes, karena auranya yang selalu membawa ketenangan dan kedamaian. Swiss, karena ketenangan alamnya dan pemandangannya yang indah.
Cina, karena kekayaan sejarahnya dan sebagai tanah leluhur saya. Tiga hal yang saat ini ada dalam bucket list saya:
Melakukan perjalanan (travelling) setidaknya setahun sekali. Memiliki lebih banyak kesempatan untuk melayani sebagai relawan dan menghadiri misa harian.
Menghadiri kegiatan olahraga cucu-cucu saya serta meluangkan lebih banyak waktu bersama mereka.
Bagi saya, WKICU adalah tempat untuk melepaskan kerinduan beribadah bersama dalam bahasa ibu. Melalui rekoleksi dan retret bersama, WKICU tidak hanya menjadi sarana pertumbuhan iman, tetapi juga tempat lahirnya persahabatan yang bermakna. Harapan saya, semoga WKICU tetap terus eksis dan mampu menjadi wadah inkubasi bagi tunas-tunas baru yang akan meneruskan keberadaan dan pelayanan WKICU di masa depan. |
|
KILAS BALIK BULAN JANUARI
| Misa WKICU San Francisco |
 | Foto Credit: Youngky Hermanto |
Misa WKICU Union City |  | Foto Credit: Youngky Hermanto & Yoshiko Santoso |
|
|
| LAPORAN KEUANGAN BULAN JANUARI
|
Total Pemasukan: Kolekte & Donasi (Check, Zelle, Stripe, Tunai): $2,526.00 Total Pengeluaran:
Pengeluaran digunakan untuk mendukung kegiatan dan keberlangsungan pelayanan komunitas, terdiri dari: Kegiatan & Logistik Komunitas (Sewa aula gereja, konsumsi, stipend, dll.): $1,356.00
Administrasi Komunitas: $202.15 Total Pengeluaran Operasional: $1,558.15
Surplus Keuangan Bulan ini: $967.85 | |
SUMBANGAN KASIH
|
Sumbangan kasih dapat diberikan melalui:
Cek - Payable to WKICU dan dikirimkan melalui kantor pos ke: PO Box 8362, Fremont CA 94537
Zelle - bendahara@wkicu.org
Mohon pilih akun tipe bisnis (Business name: WKICU), dan diberi catatan lokasi dan tanggal misa.
Credit Card - melalui WKICU Donation page.
Donasi anda ke WKICU bisa diklaim untuk pemotongan pajak. Untuk mempermudah WKICU untuk memberikan bukti pemotongan pajak kepada anda, mohon menulis cek ke WKICU dan pastikan untuk mencantumkan nama, alamat dan jumlah donasi.
TIN: 87-3693225 | |
|
|
Follow WKICU
| |
Apabila anda mempunyai pertanyaan, komentar ataupun revisi yang terkait dengan Newsletter ini, anda bisa mengirimkan email ke admin@wkicu.org. |
|
|
|
|